


Belajar dari Keindahan Ikan Cupang
Tiga ekor ikan cupang dalam foto ini memiliki corak dan warna yang berbeda. Ada yang didominasi hitam dan putih, ada yang bercorak emas, dan ada yang merah menyala. Tidak ada yang berusaha menjadi sama, namun masing-masing tetap memancarkan pesonanya sendiri. Demikian pula kehidupan manusia. Tuhan tidak menciptakan kita untuk menjadi salinan orang lain, melainkan pribadi yang unik dengan talenta, karakter, dan panggilan yang berbeda.
Warna hitam mengajarkan bahwa setiap orang pernah melewati masa-masa gelap. Warna putih mengingatkan bahwa selalu ada harapan dan kesucian hati yang Tuhan sediakan bagi mereka yang tetap setia. Warna merah melambangkan semangat, keberanian, dan kasih yang mendorong kita untuk terus berjuang sekalipun menghadapi tantangan.
Sirip-siripnya yang mengembang indah bukan hanya untuk dipandang, tetapi juga menjadi alat untuk tetap bergerak maju. Begitu pula hidup kita. Keindahan sejati bukan hanya terlihat dari penampilan, melainkan dari kemampuan untuk tetap melangkah, bertahan, dan berkembang di tengah berbagai arus kehidupan.
Jangan iri melihat kelebihan orang lain. Jadilah versi terbaik dari diri yang telah Tuhan percayakan. Ketika kita hidup sesuai tujuan-Nya, kehidupan kita akan menjadi indah dengan caranya sendiri, sebagaimana setiap ikan cupang memiliki pesona yang tidak dapat digantikan oleh yang lain.
“Sebab kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau supaya kita hidup di dalamnya.” Efesus 2:10.
By : Dr. Samarel Telaumbanua, S.PAK, M.Pd
Tinggalkan Balasan